Comments

SILAHKAN APPLY KTA ANDA DAN KAMI RESPON CEPAT DENGAN SYARAT DAN KETENTUAN BERLAKU. TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA MOHON SIMPAN BLOG INI SEBAGAI REFERENSI HUB 0896-6212-0969 BUNGA RINGAN PROSES CEPAT
Tampilkan postingan dengan label Javanese 2000. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Javanese 2000. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 November 2025

 📌

Melatih olah rasa kuncinya (Niat, fokus, kuat dan lama terkoneksi tidak terputus) 

Catatan: 


Prinsip dasar melihat gaib adalah kepekaan batin dan rasa untuk menangkap sinyal berupa gambaran gaib yang dikirimkan oleh sukma / roh kita dalam bentuk ilham / bayangan penglihatan yang mengalir di pikiran kita. Dalam hal ini konsentrasinya ada pada fokus rasa batin, bukan pikiran. Kalau setelah kita menerima gambaran gaib itu kemudian kita memperjelas gambarannya dengan berpikir, biasanya kemudian gambaran gaib itu akan hilang. Karena itu tetaplah fokus pada batin, bukan pikiran. Biarkan gambaran gaibnya terus mengalir terbayang dalam pikiran kita sampai lengkap detailnya dan kita usahakan bisa lama berkonsentrasi batin seperti itu, jangan terus beralih menggunakan pikiran (istirahatkan pikiran, batin yang bekerja). Dalam hal ini kita tidak mengedepankan nalar / pikiran, tetapi penerimaan batin, sesudah itu barulah dinalar dengan pikiran.


Rahasia kekuatan rasa 🔥⚡adalah adanya penyatuan kekuatan roh sedulur papat dengan roh pancer kita (secara satu kesatuan menjadi kekuatan sukma). Dengan bersugesti menggunakan kekuatan rasa itu berarti kita sudah menyatukan kekuatan roh sedulur papat dan pancer kita, menjadi satu kesatuan kekuatan sukma, menjadi satu kesatuan perbuatan yang mempunyai efek kegaiban tersendiri, yang hasilnya akan berbeda dibanding hanya menggunakan kekuatan fisik saja walaupun dilakukan sepenuh tenaga.

Kekuatan rasa menjadi dasar dari kekuatan kebatinan.
Cara penggunaannya adalah dengan menggerakkan kekuatan rasa, dengan menekan rasa di dada.
Seperti contoh latihan belajar olah rasa di atas, setelah dengan tangan dan dengan rasa di dada kita bisa merasakan keberadaan sesosok mahluk halus, kemudian dengan :
menekan rasa  kita mendesak / mendorong keberadaan sosok halus itu pindah dari posisinya semula, atau
menekan rasa  untuk menyingkirkan keberadaan bakteri, virus, dsb, dari sakit-penyakit seseorang (dibuang jauh ke luar angkasa).
Harap diperhatikan, untuk kehati-hatian, penggunaan kekuatan rasa di atas adalah dengan menekan rasa untuk mendorong atau menggeser  posisi keberadaan sesosok mahluk halus, bukan untuk memukul / menyerang, jangan sampai malah berbalik mahluk halus itu kemudian menyerang kita. Kita sendiri harus bisa mengukur kekuatan kita, jangan sampai ternyata kekuatan kita lebih rendah daripada si mahluk halus, sehingga kemudian kita menjadi celaka. Kalau belum kuat secara kebatinan, kekuatan rasa itu jangan digunakan untuk menyerang.

Karena itu sebelumnya kita harus belajar "membangun" kekuatan rasa dan kekuatan kebatinan terlebih dulu. Selain meningkatkan kemahiran latihan oleh rasa, untuk membangun kekuatan rasa dan kebatinan silakan dibaca tulisan :

- Olah Batin dan Kebatinan

- Olah Spiritual dan Kebatinan

- Kebatinan dan Kanuragan

- Kebatinan dalam Keagamaan

- Meditasi Energi

- Pembersihan Gaib 4

- Sukma Sejati

Sedapat mungkin semua kekuatan kebatinan dan energi yang berhasil dihimpun dapat diolah menjadi kekuatan rasa dan dapat disatukan dengan kepekaan rasa, supaya menjadi satu kesatuan kemampuan.

📌Kekuatan rasa ini juga mempunyai kegaiban tersendiri jika diwujudkan dalam kata-kata. Berkata-kata dengan dilambari getaran kekuatan desakan rasa di dada, dengan menekan rasa di dada , pengaruhnya akan sama seperti menggunakan aji-aji kewibawaan / penundukkan, aji gelap ngampar, gelap sayuta, gelap saketi atau senggoro macan.
📌cara bersugesti, yaitu mengkondisikan sikap batin anda secara khusus , mendayagunakan kekuatan rasa untuk melakukan suatu perbuatan tertentu, mendayagunakan penghayatan rasa.
✅✅✅
🌟💥 Latihannya sederhana saja. Untuk latihan dasar dan umum kita tujukan untuk kesehatan dan perlindungan diri dengan sikap batin khusus sbb :

1. Tenangkan batin anda.
    Jauhkan hati anda dari rasa takut (jangan juga bersikap menantang)
  
2. Wajah menghadap ke atas dan tangan anda terbuka tinggi ke atas, arahkan kepada Tuhan di atas sana.
    Fokuskan batin anda kepada Tuhan di atas sana  dan berdoalah kepadaNya, cukup sampaikan doa :
    " Tuhan, saya minta KuasaMu untuk perlindungan dan kesehatanku. Jauhkan saya dari yang jahat ".
  
3. Sambil mengangkat tangan dan berdoa, sugestikan Allah hadir bersama anda,
    Teruslah berdoa, jangan putus doa, dan setelah "terasa" di tangan anda, kemudian alirkan lewat tangan
    anda itu kuasaNya mengisi hati dan tubuh, menyelimuti anda, menjadikan tubuh anda "berisi" dan tebal
    berselimutkan energiNya
    (sambil terus mengangkat tangan dan berdoa, anda sugestikan KuasaNya turun mengalir lewat tangan anda
    ke dalam hati dan tubuh anda, mengisi dan menyelimuti anda, menjadikan tubuh anda "berisi" dan tebal
    berselimutkan energiNya).

4. Sambil terus mengangkat tangan dan berdoa, sugestikan / kondisikan Kuasa Tuhan mengalir mengisi tubuh
    anda sekaligus menjadi pagaran yang tak dapat ditembus oleh mahluk halus, bahkan akan mementalkannya.
    Tetaplah bersugesti berdoa memohonkan KuasaNya untuk kesehatan dan perlindungan gaib dan supaya anda
    dijauhkan dari yang jahat.

🌠💥🌟✨🚀🚀🚀👍

Tuhan memberikan Cahaya dan Kuasa-Nya ke seluruh penjuru bumi, sebagai tanda bahwa Tuhan menaungi kehidupan di bumi, sehingga sekalipun ada banyak tempat di bumi yang belum terjamah agama-agama formal manusianya tetap dapat memiliki kearifan dan rasa ketuhanan.


Cahaya dan Kuasa Tuhan menyelimuti seluruh kehidupan di bumi, sehingga manusia yang percaya dan  menyelaraskan dirinya dengan penghayatan / kebatinan ketuhanan akan dapat menumbuhkan kekuatan batin dan sukma yang besar. 


Cahaya dan Kuasa Tuhan menyelimuti seluruh bumi. Mereka yang memerlukan pertolongan Tuhan bisa menggunakan kuasaNya itu dengan berdoa, atau untuk meminta petunjuk dengan menghayati kebersamaan dan kedekatanNya dengan Tuhan. Kuasa Tuhan juga bisa "dipinjam" dengan menyebut namaNya dan sejalan dengan kekuatan sugesti dan kekuatan pengimanan masing-masing pelakunya di dalam penghayatan kepercayaan kepada kuasa Tuhan itu manusia dapat juga melakukan berbagai perbuatan yang ajaib.


Kuasa dan Cahaya Tuhan itu tidak bisa dipahami hanya dengan menekuni agama dan ibadah formal saja, apalagi menyandarkan kepercayaannya hanya pada dogma dan doktrin agama dan pengkultusan yang berasal dari pemikiran manusia sendiri seolah-olah itu adalah ajaran Tuhan, karena tujuan dasar dari berbagai ajaran ketuhanan dan agama bukanlah untuk dianut seperti baju seragam sekolah yang dipakai sebagai lambang identitas, tetapi adalah untuk membentuk kearifan kehidupan manusia sebagai mahluk yang sudah mengenal Tuhan, supaya dapat menyelaraskan kehidupannya dengan kehidupan yang menjadi kehendak Tuhan, supaya dapat hidup sebagai mahluk yang sudah mengenal Tuhan (yang bukan sekedar mengenal agama saja), supaya nantinya dengan hidupnya yang sudah mengenal Tuhan itu manusia layak kembali diterima menyatu dengan Penciptanya.

Posted on November 16, 2025 by Iwan Pertama

No comments

Kamis, 23 Mei 2024

 TAHAP AWAL


Latihan awal dalam latihan olah rasa ini adalah untuk belajar memisahkan pikiran dan perasaan, dengan belajar merasakan adanya setruman listrik halus pada benda jimat / mustika / pusaka sebagai tanda / indikasi bahwa benda itu berpenghuni gaib (ada kandungan energinya).


Meditasi dalam latihan awal ini bisa dilakukan dengan duduk di kursi ataupun duduk bersila, bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu mematikan lampu, bisa 5 menit atau lebih (terserah anda) dan bisa dilakukan sambil berdoa / zikir. Kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja.


1. Duduklah santai dengan punggung ditegakkan, tetapi tidak tegang dan tidak juga terlalu santai.

Kedua tangan diletakkan di atas paha dan terbuka menghadap ke atas.

Ujung ibu jari (jempol) ditempelkan dengan ujung jari tengah.

Pejamkan mata. Dalam kondisi terpejam, pandangan mata diarahkan santai ke bawah.

2.  Tariklah nafas panjang dengan halus dan lepaskan juga dengan halus.

Lakukan dengan rileks.

Rasakan jalannya nafas.

Rasakan detak jantung anda.

3.  Tenangkan hati dan pikiran anda.

 Sekalipun suasana tempat anda ramai, usahakan dapat mencari keheningan di dalam keramaian. 

Bisa juga sambil berdoa / zikir.

4.   Ulangi langkah-langkah di atas sampai anda dapat merasakan ketenangan dan keheningan dan bisa merasakan setruman listrik halus di ujung ibu jari dan ujung jari tengah.

Bila setruman itu sudah dapat dirasakan, teruskan saja sampai setrumnya terasa kencang di jari-jari tangan anda.

Jari tengah kemudian bisa diganti dengan jari telunjuk atau jari manis atau tangan mengepal (jempol dimasukkan ke dalam kepalan), supaya semua jari dan kepalan tangan mendapatkan ketajaman rasa yang sama.

5.  Jika sudah dianggap cukup, sebagai penutup, bentangkan kedua tangan ke samping dan hiruplah udara bersih yang panjang beberapa kali dan rasakan energi alam yang segar mengisi tubuh, hati dan pikiran anda dan setelah itu anda merasa bersih, sehat dan segar dan siap kembali beraktivitas.


Laku meditasi di atas tidak perlu dilakukan berlama-lama, biasanya 5 - 15 menit saja sudah cukup dan bisa dilakukan dimana saja kapan saja, tidak harus melakukannya secara khusus di waktu dan tempat yang khusus.



TAHAP LANJUT


Sebaiknya latihannya tidak dilakukan dengan mata terpejam, karena kondisi mata terpejam bisa mendorong munculnya ilusi dan halusinasi. Juga tidak harus dilakukan dengan duduk bersila, bisa dilakukan dengan berdiri atau bergerak berjalan menyesuaikan dengan kondisi dan sugesti dalam latihannya. Tetap kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja, fokuskan batin kepada proses latihannya.


Untuk tujuan mendeteksi sosok-sosok gaib berikut gambaran sosok wujudnya lebih baik dilakukan dengan mata terbuka. Tetap fokus pada kepekaan dan penglihatan batin. Kalau dilakukan dengan mata terpejam kemungkinannya yang akan anda dapatkan adalah gambaran gaib yang bersifat perlambang saja, atau pencitraan, bukan gambaran asli sosok wujudnya.


Sebaiknya sebelumnya kita oleskan minyak jafaron merah di tangan, perut, punggung dan leher kita untuk menjauhkan mahluk halus berenergi negatif dan yang golongan hitam dari sekitar kita, untuk meminimalisir resiko dari keberadaan mereka (lebih baik lagi kalau mandi dulu dengan campuran minyak jafaron).


Tahapan latihannya adalah sebagai berikut :


Tahap 1.


Tenangkan hati dan pikiran.

 Gunakan kepekaan rasa, fokus pada benda yang sedang dipegang.

Benda yang akan kita rasakan keberadaan isi gaibnya kita pegang dengan ujung ibu jari dan jari tengah, atau digenggam.

Untuk batu akik, bendanya kita pegang dengan ujung ibu jari dan jari tengah, atau digenggam. Pegangan tangan rileks, tidak kaku / keras menggenggam. Kalau setrumannya kurang terasa, bendanya dapat digerak-gerakkan sedikit.


Untuk benda keris atau tombak dan sejenisnya, merasakan setrumannya harus di bagian logam kerisnya, bukan di gagang kayunya. Dengan hormat kita keluarkan kerisnya dari sarungnya, kemudian kerisnya dipegang dengan tangan kiri. Dengan jari tangan kanan cukup kita sentuhkan ujung jari kita pada bagian logamnya. Kalau setrumannya kurang terasa, sambil menyentuhkan ujung jari tangan ke logamnya ujung jari kita gerakkan menelusuri bilah keris, dari pangkal keris sampai ujungnya. Lakukanlah dengan cara santai dan sopan.


·        Bila benda tersebut berpenghuni gaib di dalamnya, biasanya akan terasa di tangan kita rasa setruman tipis. Bila rasa setruman itu kurang terasa, anda dapat berkata dalam hati tetapi diarahkan kepada benda tersebut, kontak batin, seolah-olah anda berkomunikasi dengannya : "Jika batu/keris ini ada isi gaibnya, tolong berikan getaran kencang di tangan saya".  Lakukan sugesti tersebut beberapa kali sampai anda yakin dengan rasa getaran di tangan anda.


·        Jika benda tersebut ada berpenghuni gaib, biasanya akan dapat dirasakan setruman energinya di tangan kita, bahkan ada yang sampai membuat genggaman tangan seperti terasa keras kesemutan, atau pada bagian bilah keris bisa sampai terasa ujung jari kita seperti ditusuk-tusuk jarum. Bila kosong tidak berpenghuni gaib, maka tidak akan ada rasa setrumannya. Dalam hal ini kita harus teliti menentukan rasa setruman yang kita rasakan di tangan kita, jika ada, apakah benar berasal dari benda tersebut ataukah berasal dari tangan kita sendiri, jangan sampai keliru. Dalam hal ini kita harus memfokuskan rasa pada setruman yang berasal dari benda tersebut, bukan sekedar ada rasa setruman di tangan kita.


Masing-masing benda yang berpenghuni gaib, akan memberikan rasa setruman yang berbeda-beda. Ada yang setrumannya halus tipis, ada yang keras terasa. Halus atau kerasnya rasa setruman itu tidak menandakan tingkat kesaktian atau kekuatan gaib di dalamnya, tetapi hanya menandakan perangainya yang halus ataukah berwatak keras. Sosok gaib yang berwatak keras akan memberikan rasa getaran / setruman yang lebih keras daripada yang berwatak halus. Selain itu, benda yang khodamnya selalu berada di dalam bendanya akan memberikan rasa setruman yang lebih keras dibanding benda yang khodamnya sudah keluar dari bendanya mendampingi pemiliknya. Karena itu benda yang rasa setrumannya lebih keras bukan berarti khodamnya lebih sakti, tetapi hanya menunjukkan bahwa bendanya mengandung suatu "energi".


Sesudah bisa merasakan rasa setrumannya dengan cara menyentuhkan jari, latihannya kita lanjutkan dengan tidak menyentuhnya, dilakukan dalam jarak satu atau dua centimeter dari bendanya.


·        Dengan ujung jari atau telapak tangan yang terbuka dalam jarak satu atau dua centimeter dari bendanya kita coba merasakan setrumannya. Jika setrumannya kurang terasa ujung jari atau telapak tangan kita bisa kita gerakkan berputar ke kanan-kiri atau digerakkan maju-mundur sampai setrumannya terasa di ujung jari atau di telapak tangan kita. Selain rasa setrumannya, biasanya juga kita akan bisa merasakan hawa panas atau dingin energi benda tersebut.

·         Secara umum pada posisi keberadaan mahluk halus orang akan bisa merasakan adanya hawa panas / dingin yang adalah tanda dari keberadaan energinya. Jika dalam kondisi di atas kita bisa merasakan adanya rasa setruman listrik halus di tangan kita, berarti tingkat kepekaan kita sudah lebih baik daripada kondisi orang awam.


Jika anda sudah cukup mahir, cara itu dapat digunakan untuk merasakan posisi keberadaan sesosok mahluk halus di dalam suatu ruangan di rumah anda atau di lokasi tertentu. Julurkan tangan anda ke posisi-posisi tertentu di tempat-tempat yang diduga ada keberadaan sesosok mahluk halus. Dengan telapak dan ujung-ujung jari tangan kita coba merasakan posisi tempat keberadaan sosok gaibnya.


Pada bagian ruangan yang tepat di posisi itu berpenghuni gaib kita akan merasakan bukan hanya rasa panas / hangat / dingin dari hawa energi si mahluk gaib, tetapi juga rasa setruman dari energinya di tangan kita. Cobalah beberapa kali di posisi lainnya. Posisi dimana suatu mahluk halus berada akan memberikan rasa yang berbeda dengan posisi lain yang tidak berpenghuni mahluk halus.


Bila kepekaan batin / rasa sudah terbentuk, biasanya juga dapat terbayang sosok wujud gaibnya dan tujuan keberadaannya disitu dan anda juga dapat merasakan adanya rasa tertekan di dada.


Jika sudah mahir dengan kepekaan rasa di atas, cara ini juga dapat digunakan untuk merasakan keberadaan suatu mahluk halus di tubuh seseorang, jika ada, untuk mengetahui apakah sakit yang diderita oleh seseorang adalah sakit biasa ataukah karena adanya pengaruh energi negatif dari sesosok gaib di tubuhnya (ketempelan / ketempatan / kesambet / diguna-guna). Dengan telapak dan ujung-ujung jari tangan kita coba merasakan posisi tempat keberadaan gaibnya. Bila cara ini dilakukan terhadap bagian tubuh seseorang, lakukanlah pendeteksian pada jarak beberapa sentimeter dari kulitnya (sopan).


Cara di atas juga dapat dilakukan pada jarak sejengkal sampai satu meter dari tubuh seseorang di bagian depan, belakang, samping kanan / kiri tubuhnya, untuk mendeteksi apakah seseorang ada diikuti oleh sesosok gaib (ketempelan / kesambet / guna-guna / khodam pendamping / ketempelan benda gaib, dsb).


Kalau anda sudah pernah meminta dibuatkan pagaran gaib untuk diri anda (kepada khodam benda gaib atau kepada khodam pendamping), anda bisa mencoba mendeteksi apakah pagaran gaibnya benar sudah dibuat.


Caranya, anda coba rasakan energi pagarannya, mungkin rasanya panas atau terasa seperti rasa setruman di tangan anda, diraba dari badan anda sampai jarak terjauh jangkauan tangan dari badan anda, tergantung bentuk pagarannya. Begitu juga caranya untuk mendeteksi adanya pagaran gaib rumah atau pada orang lain.


Harus Diperhatikan

Cara mendeteksi langsung posisi keberadaan mahluk halus adalah termasuk cara yang berbahaya. Lakukanlah secara hati-hati dan sopan. Pada saat kita latihan tersebut, jangan berpikir dan bersikap bahwa kita akan melawan mahluk halus tersebut atau adu kuat, sok berani dan tidak takut, apalagi menantang, tetapi tanamkan dalam hati bahwa kita hanya berusaha untuk belajar mendeteksi. Jika selama berada di tempat tersebut kita merasakan rasa merinding dan rasa takut yang mencekam, itu berarti ada mahluk halus yang tidak suka dengan kehadiran kita. Untuk amannya, sebaiknya kita menyingkir saja.

Yang penting : sama-sama selamat.


Sebaiknya sebelumnya kita oleskan minyak jafaron merah di tangan, perut, punggung dan leher kita untuk menjauhkan mahluk halus berenergi negatif dan yang golongan hitam dari sekitar kita, untuk meminimalisir resiko negatif dari keberadaan mereka.


Tahap 2.


Bila kita sudah cukup mahir melakukan cara-cara di atas dan dapat mengsugesti diri kita sendiri untuk dengan pasti menentukan posisi keberadaan suatu mahluk halus, latihan deteksi di atas dapat ditingkatkan dengan melakukannya dari jarak yang cukup jauh dari target sasaran yang akan kita deteksi, tidak harus kita datang mendekat dan menyentuhnya.


Sebagai awal latihan tahap kedua ini, kita lakukan dahulu cara pertama di atas sampai mahir, yaitu mendeteksi keberadaan suatu mahluk gaib dengan mencari rasa setrumannya di tangan kita. Cobalah kita bedakan dengan lokasi lain di dekatnya sampai kita yakin bahwa disitu benar terdapat "sesuatu" yang "gaib".


Kemudian kita coba dari jarak beberapa meter dari lokasi tersebut, julurkan tangan anda dan salurkan energi anda melalui tangan anda dan sugestikan atau bayangkan dalam pikiran bahwa tangan anda terjulur dan bisa mencapai target sasaran dan energi anda bisa bersentuhan dan bisa merasakan keberadaan energi gaibnya dan bandingkan dengan posisi lain di sekitarnya. (Energi di tangan anda disugestikan hanya bersentuhan saja dengan energi mahluk gaibnya, tidak mendorong / menekan / menyerang).


Perhatikan rasa di tangan dan rasa di dada  mengenai jawaban keberadaan mahluk halus tersebut.

Pada posisi tempat yang berpenghuni gaib kita akan merasakan adanya setruman halus di jari-jari tangan kita, juga ada rasa berat tertekan di dada kita. Rasa itu tidak akan kita dapatkan dari lokasi / posisi lain yang tidak berpenghuni gaib.


Bila menggunakan benda-benda gaib seperti keris atau batu akik, dengan cara latihan sugesti di atas cobalah anda rasakan keberadaan energinya, dari jarak dekat, kemudian dicoba lagi sampai jarak yang lebih jauh, dari jarak sejengkal sampai jarak beberapa meter. Lebih baik lagi kalau anda bisa merasakan persentuhan energi anda dengan energi bendanya dan bisa merasakan adanya rasa tertekan di dada. Cara itu adalah untuk menguji seberapa jauh kepekaan anda dalam mendeteksi keberadaan energi gaib dari pancaran energinya. Kalau belum bisa, sebaiknya dilakukan sama dengan cara di atas, julurkan tangan dan salurkan energi anda melalui tangan anda dan sugestikan atau bayangkan dalam pikiran bahwa tangan anda terjulur dan bisa mencapai target sasaran, bayangkan energi anda bisa bersentuhan dan anda bisa merasakan keberadaan energi gaibnya berupa rasa kesetrum, rasa panas, dsb (bayangkan tangan anda terjulur dan bisa memegang / menyentuh bendanya). Cara ini juga bisa untuk mendeteksi apakah ada pagaran gaib di rumah anda.


Tahap 3.


Setelah cukup mahir dengan latihan tahap pertama dan kedua di atas, cobalah latihan tahap ketiga.

Pada tahapan ketiga ini cobalah untuk memperhatikan rasa di dada , yaitu rasa berat dan tertekan di dada, ketika anda melakukan latihan cara pertama dan kedua di atas.


Latihan tahap ketiga dilakukan dengan tidak menjulurkan tangan.

Cukup sugestikan / bayangkan tangan anda terjulur mencapai target sasaran dan bisa merasakan keberadaan energi gaibnya dengan memperhatikan rasa di dada.


Latihan ini bisa juga dilakukan dengan mengedepankan rasa di dada, dengan menekan rasa di dada atau dengan membusungkan dada seolah-olah membenturkan rasa di dada dengan keberadaan energi mahluk halus di hadapan kita.


Dengan latihan ini kita belajar peka terhadap suasana gaib di sekitar kita.


Di dalam ruangan / lokasi tempat latihan pertama di atas, tanpa menjulurkan tangan, cobalah fokuskan rasa pada tempat / posisi tertentu yang sebelumnya sudah terdeteksi berpenghuni gaib, kemudian dicoba lagi pada tempat / posisi lainnya. Ketika konsentrasi anda terfokus pada posisi yang benar berpenghuni gaib, anda akan merasakan getaran dan rasa berat di dada. Coba juga dibayangkan wujud sosok gaibnya seperti apa (tetap kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja).


Jika dalam latihan di atas anda sudah dapat merasakan rasa berat tertekan di dada, di saat lain ketika anda sedang berada di dalam suatu ruangan atau lokasi yang berpenghuni gaib, biasanya secara otomatis anda akan merasakan rasa berat tertekan di dada. Kendalikan rasa tertekan di dada itu dengan cara menekan nafas (bukan dengan cara menghembuskan nafas, tetapi dengan menekan nafas) dan otot perut dikeraskan. Setelah kondisi anda normal kembali, latihan berikutnya dapat dimulai kembali.


Bila kita telah mendapatkan suatu posisi yang berpenghuni gaib, sambil berdiam diri, lakukan terus fokus rasa di atas dan cobalah untuk membayangkan sosok gaibnya seperti apa (biarkan rasa dan ilham mengalir sendiri memberikan suatu bayangan gaib, jangan kita membayang-bayangkan sosok gaibnya, jangan ber-ilusi).

Latihlah terus sampai anda yakin berhasil menguasai tahap ketiga latihan ini.


Cara ini juga bisa untuk mendeteksi kondisi pagaran gaib anda atau rumah anda, cukup dengan cara membayangkan tangan anda terjulur mencari keberadaan dinding pagarannya, cobalah dideteksi bagaimana bentuknya, apa warnanya, bagaimana kekuatannya, energinya keras atau kenyal, dsb.


Setelah anda cukup mahir dengan tahapan ketiga ini, dengan bersugesti memfokuskan rasa batin, anda akan dapat mendeteksi keberadaan mahluk gaib di sekitar anda, atau mendeteksi keberadaan mahluk halus di suatu tempat hanya dengan berdiam diri saja, atau dengan melihat lokasinya saja dari jauh, atau hanya dengan melihat fotonya saja, atau hanya dengan membayangkan suatu lokasi yang sudah pernah anda lihat sebelumnya, atau membayangkan lokasi yang disebutkan oleh orang lain yang bertanya kepada anda, dengan mengsugesti diri untuk fokus berkontak batin atau kontak rasa dengan mahluk gaibnya atau dengan lokasinya.


Tahap 4.


Pada tahapan ini kita tingkatkan kualitas kemampuan kita di atas, yaitu selain mempertajam kepekaan rasa tentang posisi keberadaan suatu mahluk halus dengan rasa tertekan di dada, juga mempertajam kepekaan rasa untuk mendapatkan informasi mengenai seperti apa wujud sosok gaibnya (melalui ilham gambaran gaib yang mengalir dalam benak kita) dan belajar berkomunikasi langsung dengan sosok gaibnya.


Usahakan untuk tidak mengedepankan pikiran, tetapi satukan rasa dengan keberadaan sosok gaibnya.


Jangan kita membayang-bayangkan bentuk sosoknya. Jika gambaran sosok gaibnya belum didapatkan, belum terbayang di pikiran anda, fokuskan saja terus rasa batin anda pada posisi / keberadaan energinya (tetap kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja).


Jika kemudian gambaran sosok gaibnya sudah didapatkan, sudah terbayang di dalam pikiran anda, walaupun samar, fokuskan penglihatan batin anda kepada sosok tersebut, usahakan untuk bisa lama berfokus batin memperjelas gambaran sosok gaibnya itu (untuk memperjelas gambarannya jangan menggunakan pikiran, tapi tetap dengan berfokus batin kepada sosok gaibnya). Jika anda sudah berhasil melakukan latihan ini berarti anda sudah bisa melihat gaib secara batin.


Jika dalam proses ini anda merasakan rasa takut, atau merasakan rasa yang tidak baik, sebaiknya jangan diteruskan. Mungkin sosok gaibnya memang tidak baik dan berbahaya, atau dia tidak suka berinteraksi dengan kita.


Cara yang lebih aman adalah menerawang sosok gaib dari sebuah benda gaib, seperti keris, batu akik atau mustika, atau bisa juga dilakukan kepada sosok khodam pendamping, jika anda memilikinya. Usahakan untuk tidak mengedepankan pikiran, tetapi satukan rasa dengan keberadaan energi dan sosok gaibnya.


·         Jika gambaran sosok gaibnya sudah didapatkan, walaupun samar, fokuskan penglihatan batin anda kepada sosok gaibnya itu untuk mempertajam penglihatan batin anda sampai jelas detail gambarannya, jangan hanya sekelebatan saja.

·         Sambil kita fokuskan penglihatan batin kepada sosok gaibnya itu kita sampaikan pertanyaan-pertanyaan kita mengenai bendanya kepada sosok gaibnya itu:

o    ajaklah berkenalan,

o   tanyakan apa tuahnya,

o   bagaimana kecocokkannya dengan anda, dsb,

dengan cara berkata-kata di dalam hati tetapi ditujukan kepada sosok gaibnya. Dengan cara ini selain kita belajar "melihat" secara batin, kita juga belajar menyampaikan komunikasi batin dan belajar "mendengar" secara kontak batin jawaban komunikasi dari sosok gaibnya itu berupa ilham yang mengalir dalam benak kita. Lakukanlah dengan hormat dan sopan.


Cara yang lebih aman lagi adalah menerawang kondisi pagaran gaib anda atau rumah anda, dicoba dideteksi bagaimana bentuknya, apa warnanya, bagaimana kekuatannya, energinya keras atau kenyal, dsb.


Bila anda cukup mahir dengan tahapan keempat ini, berarti anda sudah melatih kepekaan dan ketajaman rasa batin, dan bila dengan cara itu anda juga dapat mengetahui wujud sosok-sosok gaib yang anda temui (dengan ilham gambaran gaib yang mengalir di pikiran anda), berarti anda sudah memasuki tahapan cara melihat gaib secara batin, tinggal diperdalam saja. Setelah anda mahir dengan semuanya itu, intuisi anda akan tajam dalam banyak hal. Anda juga dapat berperan sebagai konsultan supranatural untuk teman-teman anda.*


Posted on Mei 23, 2024 by Iwan Pertama

No comments

Selasa, 21 Mei 2024

Menghimpun energi alam



Sugesti energi alam berguna untuk tujuan spiritual/kebatinan, kesehatan, penyembuhan atau menambah kekuatan kebatinan. 

Sugesti nya di lakukan dengan membayangkan/memvisualisasikan bahwa diri kita berada di lokasi objeknya/atau memvisualisasikan tangan kita sampai pada objeknya untuk menghisap/menerima energinya. 

Elemen yang powerfull adl air terjun energinya jauh lebih besar daripada mata air dan cocok buat kekuatan tubuh dan kanuragan. Harus di waspadai tentang energi gaib di sekitar lokasi. Rangkuman javanese 2000



Posted on Mei 21, 2024 by Iwan Pertama

No comments

Rabu, 24 April 2024

 Tanda kegaiban


Untuk melatih membangun kekuatan rasa dan batin, pada saat kita merasa dada tertekan seperti disebut di atas (dan tidak merinding ketakutan), cobalah tenangkan batin, tetapi jangan menenangkan nafas, biarkan nafas tetap tertekan. Rasa tertekan di dada itulah yang kita cari. Lebih bagus lagi bila pada saat itu kita juga merasakan tangan dan seluruh tubuh bergetar kencang. Itu adalah gerakan perlawanan dari sukma kita plus kundalini (sejenis tenaga dalam murni). Cobalah rasa dada tertekan itu dilawan, bukan dengan menenangkan nafas, tetapi dengan menekan nafas. Hirup nafas yang banyak dan tekan di dada sampai rasa tertekan di dada itu hilang. Bila perlu, lakukan sedikit gerakan tangan untuk bantuan (tangan mengepal dan badan dikeraskan). Dengan beberapa kali melakukan cara sederhana seperti itu saja kita sudah melatih membangun kekuatan rasa dan kekerasan batin. Setelah beberapa kali latihan, anda bisa merasakan sendiri adanya perbedaan pada diri anda.


Latihan di atas tujuannya adalah untuk menguatkan mental dan keyakinan, melatih kekerasan batin,  bahwa secara roh kita juga bisa berdiri berdampingan dengan mahluk halus lain. Harus ditekankan bahwa cara di atas tidak dimaksudkan sebagai sikap sok kuat, apalagi menantang, tetapi untuk menumbuhkan suatu keyakinan bahwa bumi ini adalah milik semua mahluk, sehingga selama kita tidak bersikap mengganggu atau menantang, maka kita akan bisa hidup berdampingan secara roh dengan mahluk halus lain. Cara di atas selain akan meningkatkan keyakinan / kekuatan batin, juga akan meningkatkan kekerasan batin, kekuatan sukma dan mengalirkan kundalini yang akan menguatkan dan menyegarkan tubuh kita.


Cara latihan di atas bisa diibaratkan seperti kita latihan bulu tangkis dengan mencari lawan latihan. Dengan sering melakukan latihan tanding dengan sendirinya kemampuan kita juga akan meningkat, sehingga yang awalnya kita belum mahir, lama-kelamaan kita terpacu untuk bisa mengimbangi permainan lawan.


Harus diperhatikan :  cara ini termasuk berbahaya. Lakukanlah secara hati-hati dan sopan. Pada saat kita latihan tersebut, jangan berpikir dan bersikap bahwa kita akan melawan mahluk halus tersebut (jangan sok kuat tidak takut, apalagi menantang),  tetapi tanamkan dalam hati bahwa kita hanya berusaha untuk belajar  menguasai / mengendalikan diri. Jika selama berada di tempat tersebut kita merasakan merinding dan rasa takut yang mencekam, itu berarti ada mahluk halus yang tidak suka dengan kehadiran kita disitu. Untuk amannya, sebaiknya kita menyingkir saja. Yang penting: sama-sama selamat.

Posted on April 24, 2024 by Iwan Pertama

No comments

Kamis, 24 Agustus 2023


  1. “…Kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja…”

    Nagasasra Luk 7, Banyu Mili
    Narasi tentang pusaka (terutama keris) melalui metode MEDITASI berikut ini kami sunting dari situs https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/meditasi-energi/meditasi-olah-rasa-dan-energi dan rangkaian tulisan redaksi spiritualis Javanese2000.

    Tulisannya menggugah kesadaran kita dalam merawat pusaka yang diiringi dengan olah rasa, olah batin dan pemanfaatan enerji dalam kehidupan sehari-hari. Praktis, kritis dan jujur apa adanya. Hal inilah yang kita perlukan bersama untuk beringsut dari “klenik” ke “mistik transformatif”. Selamat melakukan meditasi.

    TAHAP AWAL

    Latihan awal dalam latihan olah rasa ini adalah untuk belajar memisahkan pikiran dan perasaan, dengan belajar merasakan adanya setruman listrik halus pada benda jimat / mustika / pusaka sebagai tanda / indikasi bahwa benda itu berpenghuni gaib (ada kandungan energinya).

    Meditasi dalam latihan awal ini bisa dilakukan dengan duduk di kursi ataupun duduk bersila, bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu mematikan lampu, bisa 5 menit atau lebih (terserah anda) dan bisa dilakukan sambil berdoa / zikir. Kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja.

    1. Duduklah santai dengan punggung ditegakkan, tetapi tidak tegang dan tidak juga terlalu santai.
    • Kedua tangan diletakkan di atas paha dan terbuka menghadap ke atas.
    • Ujung ibu jari (jempol) ditempelkan dengan ujung jari tengah.
    • Pejamkan mata. Dalam kondisi terpejam, pandangan mata diarahkan santai ke bawah.
    2.  Tariklah nafas panjang dengan halus dan lepaskan juga dengan halus.
    • Lakukan dengan rileks.
    • Rasakan jalannya nafas.
    • Rasakan detak jantung anda.
    3.  Tenangkan hati dan pikiran anda.
    •  Sekalipun suasana tempat anda ramai, usahakan dapat mencari keheningan di dalam keramaian. 
    • Bisa juga sambil berdoa / zikir.
    4.   Ulangi langkah-langkah di atas sampai anda dapat merasakan ketenangan dan keheningan dan bisa merasakan setruman listrik halus di ujung ibu jari dan ujung jari tengah.
    • Bila setruman itu sudah dapat dirasakan, teruskan saja sampai setrumnya terasa kencang di jari-jari tangan anda.
    • Jari tengah kemudian bisa diganti dengan jari telunjuk atau jari manis atau tangan mengepal (jempol dimasukkan ke dalam kepalan), supaya semua jari dan kepalan tangan mendapatkan ketajaman rasa yang sama.
    5.  Jika sudah dianggap cukup, sebagai penutup, bentangkan kedua tangan ke samping dan hiruplah udara bersih yang panjang beberapa kali dan rasakan energi alam yang segar mengisi tubuh, hati dan pikiran anda dan setelah itu anda merasa bersih, sehat dan segar dan siap kembali beraktivitas.

    Laku meditasi di atas tidak perlu dilakukan berlama-lama, biasanya 5 - 15 menit saja sudah cukup dan bisa dilakukan dimana saja kapan saja, tidak harus melakukannya secara khusus di waktu dan tempat yang khusus.


    TAHAP LANJUT

    Sebaiknya latihannya tidak dilakukan dengan mata terpejam, karena kondisi mata terpejam bisa mendorong munculnya ilusi dan halusinasi. Juga tidak harus dilakukan dengan duduk bersila, bisa dilakukan dengan berdiri atau bergerak berjalan menyesuaikan dengan kondisi dan sugesti dalam latihannya. Tetap kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja, fokuskan batin kepada proses latihannya.

    Untuk tujuan mendeteksi sosok-sosok gaib berikut gambaran sosok wujudnya lebih baik dilakukan dengan mata terbuka. Tetap fokus pada kepekaan dan penglihatan batin. Kalau dilakukan dengan mata terpejam kemungkinannya yang akan anda dapatkan adalah gambaran gaib yang bersifat perlambang saja, atau pencitraan, bukan gambaran asli sosok wujudnya.

    Sebaiknya sebelumnya kita oleskan minyak jafaron merah di tangan, perut, punggung dan leher kita untuk menjauhkan mahluk halus berenergi negatif dan yang golongan hitam dari sekitar kita, untuk meminimalisir resiko dari keberadaan mereka (lebih baik lagi kalau mandi dulu dengan campuran minyak jafaron).

    Tahapan latihannya adalah sebagai berikut :

    Tahap 1.

    Tenangkan hati dan pikiran.
    •  Gunakan kepekaan rasa, fokus pada benda yang sedang dipegang.
    • Benda yang akan kita rasakan keberadaan isi gaibnya kita pegang dengan ujung ibu jari dan jari tengah, atau digenggam.
    Untuk batu akik, bendanya kita pegang dengan ujung ibu jari dan jari tengah, atau digenggam. Pegangan tangan rileks, tidak kaku / keras menggenggam. Kalau setrumannya kurang terasa, bendanya dapat digerak-gerakkan sedikit.

    Untuk benda keris atau tombak dan sejenisnya, merasakan setrumannya harus di bagian logam kerisnya, bukan di gagang kayunya. Dengan hormat kita keluarkan kerisnya dari sarungnya, kemudian kerisnya dipegang dengan tangan kiri. Dengan jari tangan kanan cukup kita sentuhkan ujung jari kita pada bagian logamnya. Kalau setrumannya kurang terasa, sambil menyentuhkan ujung jari tangan ke logamnya ujung jari kita gerakkan menelusuri bilah keris, dari pangkal keris sampai ujungnya. Lakukanlah dengan cara santai dan sopan.

    ·        Bila benda tersebut berpenghuni gaib di dalamnya, biasanya akan terasa di tangan kita rasa setruman tipis. Bila rasa setruman itu kurang terasa, anda dapat berkata dalam hati tetapi diarahkan kepada benda tersebut, kontak batin, seolah-olah anda berkomunikasi dengannya : "Jika batu/keris ini ada isi gaibnya, tolong berikan getaran kencang di tangan saya".  Lakukan sugesti tersebut beberapa kali sampai anda yakin dengan rasa getaran di tangan anda.

    ·        Jika benda tersebut ada berpenghuni gaib, biasanya akan dapat dirasakan setruman energinya di tangan kita, bahkan ada yang sampai membuat genggaman tangan seperti terasa keras kesemutan, atau pada bagian bilah keris bisa sampai terasa ujung jari kita seperti ditusuk-tusuk jarum. Bila kosong tidak berpenghuni gaib, maka tidak akan ada rasa setrumannya. Dalam hal ini kita harus teliti menentukan rasa setruman yang kita rasakan di tangan kita, jika ada, apakah benar berasal dari benda tersebut ataukah berasal dari tangan kita sendiri, jangan sampai keliru. Dalam hal ini kita harus memfokuskan rasa pada setruman yang berasal dari benda tersebut, bukan sekedar ada rasa setruman di tangan kita.

    Masing-masing benda yang berpenghuni gaib, akan memberikan rasa setruman yang berbeda-beda. Ada yang setrumannya halus tipis, ada yang keras terasa. Halus atau kerasnya rasa setruman itu tidak menandakan tingkat kesaktian atau kekuatan gaib di dalamnya, tetapi hanya menandakan perangainya yang halus ataukah berwatak keras. Sosok gaib yang berwatak keras akan memberikan rasa getaran / setruman yang lebih keras daripada yang berwatak halus. Selain itu, benda yang khodamnya selalu berada di dalam bendanya akan memberikan rasa setruman yang lebih keras dibanding benda yang khodamnya sudah keluar dari bendanya mendampingi pemiliknya. Karena itu benda yang rasa setrumannya lebih keras bukan berarti khodamnya lebih sakti, tetapi hanya menunjukkan bahwa bendanya mengandung suatu "energi".

    Sesudah bisa merasakan rasa setrumannya dengan cara menyentuhkan jari, latihannya kita lanjutkan dengan tidak menyentuhnya, dilakukan dalam jarak satu atau dua centimeter dari bendanya.

    ·        Dengan ujung jari atau telapak tangan yang terbuka dalam jarak satu atau dua centimeter dari bendanya kita coba merasakan setrumannya. Jika setrumannya kurang terasa ujung jari atau telapak tangan kita bisa kita gerakkan berputar ke kanan-kiri atau digerakkan maju-mundur sampai setrumannya terasa di ujung jari atau di telapak tangan kita. Selain rasa setrumannya, biasanya juga kita akan bisa merasakan hawa panas atau dingin energi benda tersebut.
    ·         Secara umum pada posisi keberadaan mahluk halus orang akan bisa merasakan adanya hawa panas / dingin yang adalah tanda dari keberadaan energinya. Jika dalam kondisi di atas kita bisa merasakan adanya rasa setruman listrik halus di tangan kita, berarti tingkat kepekaan kita sudah lebih baik daripada kondisi orang awam.

    Jika anda sudah cukup mahir, cara itu dapat digunakan untuk merasakan posisi keberadaan sesosok mahluk halus di dalam suatu ruangan di rumah anda atau di lokasi tertentu. Julurkan tangan anda ke posisi-posisi tertentu di tempat-tempat yang diduga ada keberadaan sesosok mahluk halus. Dengan telapak dan ujung-ujung jari tangan kita coba merasakan posisi tempat keberadaan sosok gaibnya.

    Pada bagian ruangan yang tepat di posisi itu berpenghuni gaib kita akan merasakan bukan hanya rasa panas / hangat / dingin dari hawa energi si mahluk gaib, tetapi juga rasa setruman dari energinya di tangan kita. Cobalah beberapa kali di posisi lainnya. Posisi dimana suatu mahluk halus berada akan memberikan rasa yang berbeda dengan posisi lain yang tidak berpenghuni mahluk halus.

    Bila kepekaan batin / rasa sudah terbentuk, biasanya juga dapat terbayang sosok wujud gaibnya dan tujuan keberadaannya disitu dan anda juga dapat merasakan adanya rasa tertekan di dada.

    Jika sudah mahir dengan kepekaan rasa di atas, cara ini juga dapat digunakan untuk merasakan keberadaan suatu mahluk halus di tubuh seseorang, jika ada, untuk mengetahui apakah sakit yang diderita oleh seseorang adalah sakit biasa ataukah karena adanya pengaruh energi negatif dari sesosok gaib di tubuhnya (ketempelan / ketempatan / kesambet / diguna-guna). Dengan telapak dan ujung-ujung jari tangan kita coba merasakan posisi tempat keberadaan gaibnya. Bila cara ini dilakukan terhadap bagian tubuh seseorang, lakukanlah pendeteksian pada jarak beberapa sentimeter dari kulitnya (sopan).

    Cara di atas juga dapat dilakukan pada jarak sejengkal sampai satu meter dari tubuh seseorang di bagian depan, belakang, samping kanan / kiri tubuhnya, untuk mendeteksi apakah seseorang ada diikuti oleh sesosok gaib (ketempelan / kesambet / guna-guna / khodam pendamping / ketempelan benda gaib, dsb).

    Kalau anda sudah pernah meminta dibuatkan pagaran gaib untuk diri anda (kepada khodam benda gaib atau kepada khodam pendamping), anda bisa mencoba mendeteksi apakah pagaran gaibnya benar sudah dibuat.

    Caranya, anda coba rasakan energi pagarannya, mungkin rasanya panas atau terasa seperti rasa setruman di tangan anda, diraba dari badan anda sampai jarak terjauh jangkauan tangan dari badan anda, tergantung bentuk pagarannya. Begitu juga caranya untuk mendeteksi adanya pagaran gaib rumah atau pada orang lain.

    Harus Diperhatikan
    Cara mendeteksi langsung posisi keberadaan mahluk halus adalah termasuk cara yang berbahaya. Lakukanlah secara hati-hati dan sopan. Pada saat kita latihan tersebut, jangan berpikir dan bersikap bahwa kita akan melawan mahluk halus tersebut atau adu kuat, sok berani dan tidak takut, apalagi menantang, tetapi tanamkan dalam hati bahwa kita hanya berusaha untuk belajar mendeteksi. Jika selama berada di tempat tersebut kita merasakan rasa merinding dan rasa takut yang mencekam, itu berarti ada mahluk halus yang tidak suka dengan kehadiran kita. Untuk amannya, sebaiknya kita menyingkir saja.
    Yang penting : sama-sama selamat.

    Sebaiknya sebelumnya kita oleskan minyak jafaron merah di tangan, perut, punggung dan leher kita untuk menjauhkan mahluk halus berenergi negatif dan yang golongan hitam dari sekitar kita, untuk meminimalisir resiko negatif dari keberadaan mereka.

    Tahap 2.

    Bila kita sudah cukup mahir melakukan cara-cara di atas dan dapat mengsugesti diri kita sendiri untuk dengan pasti menentukan posisi keberadaan suatu mahluk halus, latihan deteksi di atas dapat ditingkatkan dengan melakukannya dari jarak yang cukup jauh dari target sasaran yang akan kita deteksi, tidak harus kita datang mendekat dan menyentuhnya.

    Sebagai awal latihan tahap kedua ini, kita lakukan dahulu cara pertama di atas sampai mahir, yaitu mendeteksi keberadaan suatu mahluk gaib dengan mencari rasa setrumannya di tangan kita. Cobalah kita bedakan dengan lokasi lain di dekatnya sampai kita yakin bahwa disitu benar terdapat "sesuatu" yang "gaib".

    Kemudian kita coba dari jarak beberapa meter dari lokasi tersebut, julurkan tangan anda dan salurkan energi anda melalui tangan anda dan sugestikan atau bayangkan dalam pikiran bahwa tangan anda terjulur dan bisa mencapai target sasaran dan energi anda bisa bersentuhan dan bisa merasakan keberadaan energi gaibnya dan bandingkan dengan posisi lain di sekitarnya. (Energi di tangan anda disugestikan hanya bersentuhan saja dengan energi mahluk gaibnya, tidak mendorong / menekan / menyerang).

    Perhatikan rasa di tangan dan rasa di dada  mengenai jawaban keberadaan mahluk halus tersebut.
    Pada posisi tempat yang berpenghuni gaib kita akan merasakan adanya setruman halus di jari-jari tangan kita, juga ada rasa berat tertekan di dada kita. Rasa itu tidak akan kita dapatkan dari lokasi / posisi lain yang tidak berpenghuni gaib.

    Bila menggunakan benda-benda gaib seperti keris atau batu akik, dengan cara latihan sugesti di atas cobalah anda rasakan keberadaan energinya, dari jarak dekat, kemudian dicoba lagi sampai jarak yang lebih jauh, dari jarak sejengkal sampai jarak beberapa meter. Lebih baik lagi kalau anda bisa merasakan persentuhan energi anda dengan energi bendanya dan bisa merasakan adanya rasa tertekan di dada. Cara itu adalah untuk menguji seberapa jauh kepekaan anda dalam mendeteksi keberadaan energi gaib dari pancaran energinya. Kalau belum bisa, sebaiknya dilakukan sama dengan cara di atas, julurkan tangan dan salurkan energi anda melalui tangan anda dan sugestikan atau bayangkan dalam pikiran bahwa tangan anda terjulur dan bisa mencapai target sasaran, bayangkan energi anda bisa bersentuhan dan anda bisa merasakan keberadaan energi gaibnya berupa rasa kesetrum, rasa panas, dsb (bayangkan tangan anda terjulur dan bisa memegang / menyentuh bendanya). Cara ini juga bisa untuk mendeteksi apakah ada pagaran gaib di rumah anda.

    Tahap 3.

    Setelah cukup mahir dengan latihan tahap pertama dan kedua di atas, cobalah latihan tahap ketiga.
    Pada tahapan ketiga ini cobalah untuk memperhatikan rasa di dada , yaitu rasa berat dan tertekan di dada, ketika anda melakukan latihan cara pertama dan kedua di atas.

    Latihan tahap ketiga dilakukan dengan tidak menjulurkan tangan.
    Cukup sugestikan / bayangkan tangan anda terjulur mencapai target sasaran dan bisa merasakan keberadaan energi gaibnya dengan memperhatikan rasa di dada.

    Latihan ini bisa juga dilakukan dengan mengedepankan rasa di dada, dengan menekan rasa di dada atau dengan membusungkan dada seolah-olah membenturkan rasa di dada dengan keberadaan energi mahluk halus di hadapan kita.

    Dengan latihan ini kita belajar peka terhadap suasana gaib di sekitar kita.

    Di dalam ruangan / lokasi tempat latihan pertama di atas, tanpa menjulurkan tangan, cobalah fokuskan rasa pada tempat / posisi tertentu yang sebelumnya sudah terdeteksi berpenghuni gaib, kemudian dicoba lagi pada tempat / posisi lainnya. Ketika konsentrasi anda terfokus pada posisi yang benar berpenghuni gaib, anda akan merasakan getaran dan rasa berat di dada. Coba juga dibayangkan wujud sosok gaibnya seperti apa (tetap kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja).

    Jika dalam latihan di atas anda sudah dapat merasakan rasa berat tertekan di dada, di saat lain ketika anda sedang berada di dalam suatu ruangan atau lokasi yang berpenghuni gaib, biasanya secara otomatis anda akan merasakan rasa berat tertekan di dada. Kendalikan rasa tertekan di dada itu dengan cara menekan nafas (bukan dengan cara menghembuskan nafas, tetapi dengan menekan nafas) dan otot perut dikeraskan. Setelah kondisi anda normal kembali, latihan berikutnya dapat dimulai kembali.

    Bila kita telah mendapatkan suatu posisi yang berpenghuni gaib, sambil berdiam diri, lakukan terus fokus rasa di atas dan cobalah untuk membayangkan sosok gaibnya seperti apa (biarkan rasa dan ilham mengalir sendiri memberikan suatu bayangan gaib, jangan kita membayang-bayangkan sosok gaibnya, jangan ber-ilusi).
    Latihlah terus sampai anda yakin berhasil menguasai tahap ketiga latihan ini.

    Cara ini juga bisa untuk mendeteksi kondisi pagaran gaib anda atau rumah anda, cukup dengan cara membayangkan tangan anda terjulur mencari keberadaan dinding pagarannya, cobalah dideteksi bagaimana bentuknya, apa warnanya, bagaimana kekuatannya, energinya keras atau kenyal, dsb.

    Setelah anda cukup mahir dengan tahapan ketiga ini, dengan bersugesti memfokuskan rasa batin, anda akan dapat mendeteksi keberadaan mahluk gaib di sekitar anda, atau mendeteksi keberadaan mahluk halus di suatu tempat hanya dengan berdiam diri saja, atau dengan melihat lokasinya saja dari jauh, atau hanya dengan melihat fotonya saja, atau hanya dengan membayangkan suatu lokasi yang sudah pernah anda lihat sebelumnya, atau membayangkan lokasi yang disebutkan oleh orang lain yang bertanya kepada anda, dengan mengsugesti diri untuk fokus berkontak batin atau kontak rasa dengan mahluk gaibnya atau dengan lokasinya.

    Tahap 4.

    Pada tahapan ini kita tingkatkan kualitas kemampuan kita di atas, yaitu selain mempertajam kepekaan rasa tentang posisi keberadaan suatu mahluk halus dengan rasa tertekan di dada, juga mempertajam kepekaan rasa untuk mendapatkan informasi mengenai seperti apa wujud sosok gaibnya (melalui ilham gambaran gaib yang mengalir dalam benak kita) dan belajar berkomunikasi langsung dengan sosok gaibnya.

    Usahakan untuk tidak mengedepankan pikiran, tetapi satukan rasa dengan keberadaan sosok gaibnya.

    Jangan kita membayang-bayangkan bentuk sosoknya. Jika gambaran sosok gaibnya belum didapatkan, belum terbayang di pikiran anda, fokuskan saja terus rasa batin anda pada posisi / keberadaan energinya (tetap kendorkan pikiran, biar rasa dan batin yang bekerja).

    Jika kemudian gambaran sosok gaibnya sudah didapatkan, sudah terbayang di dalam pikiran anda, walaupun samar, fokuskan penglihatan batin anda kepada sosok tersebut, usahakan untuk bisa lama berfokus batin memperjelas gambaran sosok gaibnya itu (untuk memperjelas gambarannya jangan menggunakan pikiran, tapi tetap dengan berfokus batin kepada sosok gaibnya). Jika anda sudah berhasil melakukan latihan ini berarti anda sudah bisa melihat gaib secara batin.

    Jika dalam proses ini anda merasakan rasa takut, atau merasakan rasa yang tidak baik, sebaiknya jangan diteruskan. Mungkin sosok gaibnya memang tidak baik dan berbahaya, atau dia tidak suka berinteraksi dengan kita.

    Cara yang lebih aman adalah menerawang sosok gaib dari sebuah benda gaib, seperti keris, batu akik atau mustika, atau bisa juga dilakukan kepada sosok khodam pendamping, jika anda memilikinya. Usahakan untuk tidak mengedepankan pikiran, tetapi satukan rasa dengan keberadaan energi dan sosok gaibnya.

    ·         Jika gambaran sosok gaibnya sudah didapatkan, walaupun samar, fokuskan penglihatan batin anda kepada sosok gaibnya itu untuk mempertajam penglihatan batin anda sampai jelas detail gambarannya, jangan hanya sekelebatan saja.
    ·         Sambil kita fokuskan penglihatan batin kepada sosok gaibnya itu kita sampaikan pertanyaan-pertanyaan kita mengenai bendanya kepada sosok gaibnya itu:
    o    ajaklah berkenalan,
    o   tanyakan apa tuahnya,
    o   bagaimana kecocokkannya dengan anda, dsb,
    dengan cara berkata-kata di dalam hati tetapi ditujukan kepada sosok gaibnya. Dengan cara ini selain kita belajar "melihat" secara batin, kita juga belajar menyampaikan komunikasi batin dan belajar "mendengar" secara kontak batin jawaban komunikasi dari sosok gaibnya itu berupa ilham yang mengalir dalam benak kita. Lakukanlah dengan hormat dan sopan.

    Cara yang lebih aman lagi adalah menerawang kondisi pagaran gaib anda atau rumah anda, dicoba dideteksi bagaimana bentuknya, apa warnanya, bagaimana kekuatannya, energinya keras atau kenyal, dsb.

    Bila anda cukup mahir dengan tahapan keempat ini, berarti anda sudah melatih kepekaan dan ketajaman rasa batin, dan bila dengan cara itu anda juga dapat mengetahui wujud sosok-sosok gaib yang anda temui (dengan ilham gambaran gaib yang mengalir di pikiran anda), berarti anda sudah memasuki tahapan cara melihat gaib secara batin, tinggal diperdalam saja. Setelah anda mahir dengan semuanya itu, intuisi anda akan tajam dalam banyak hal. Anda juga dapat berperan sebagai konsultan supranatural untuk teman-teman anda.*

Posted on Agustus 24, 2023 by Iwan Pertama

No comments

Selasa, 03 Maret 2020

https://iwanpertama.blogspot.com/
Iwan Pertama | Pernahkah anda melihat film atau membaca komik serial cerita hikayat 1001 malam Aladdin?
Film ini sangat inspiratif, makna nya cukup bagus buat pengembangan diri dan aneh nya film ini sulit beredar di media tv, banyak anggapan bisa salah meng artikannya.
kisah singkat saja tentang Aladdin . Bahwa, dikisahkan Aladdin sebagai seorang yatim piatu yang tinggal dijalanan dengan monyet peliharaannya yakni Abu. Sementara dalam sumber cerita aslinya, ayah Aladdin adalah seorang penjahit yang telah meninggal dunia. Aladdin tinggal bersama ibunya yang merupakan seorang janda miskin, Bahkan ibu Aladdin adalah orang pertama yang menggosok lampu ajaib dan sangat aneh ketika usapan tersebut mengeluarkan bentuk asap yang menyeramkan dan berubah karater seperti melihat sosok astral tinggi besar dan di namakan sosok tersebut adalah sebangsa Mahluk Astral JIN.. 

Dari cerita 1001 bisa kita ambil hikmahnya mungkin beberapa orang berbeda sudut pandang tapi tak mengapa semua kejadian apapun itu ada sebuah siratan. Makna apa yang saya dapat dari Usapan 3 kali pada lampu ajaib merupakan kata kiasan dari daya cipta rasa dan karsa. Tujuan nya adalah siapa yang mampu memoles daya cipta rasa dan karsa akan timbul perwujudan....

Dalam tradisi budaya Nusantara, resep sukses itu terangkum dalam istilah cipta, rasa & karsa. Tiga komponen kata tadi merupakan satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan (tritunggal). Pada masa lalu, kemampuan manusia dalam mengolah cipta, rasa, karsa telah menghasilkan peradaban menakjubkan. Seperti halnya tentang filosofi keris Jangkung yang ber luk 3

Cipta, rasa & karsa merupakan kekuatan manusia dalam mempertahankan kelangsungan hidup. Inilah yang melahirkan peradaban besar di masa lalu, sebagaimana ditunjukkan orang-orang yang hidup pada masa Majapahit, Singasari, Sriwijaya, dll. Begitupula beserta tokoh-tokoh besarnya, seperti Gajah Mada, Hayam Wuruk, Sultan Agung, Prabu Siliwangi, Sukarno, Arupalaka, Diponegoro, dll.

Itulah sebabnya, umumnya orang-orang tua dahulu seringkali mengatakan bahwa jikalau kita bisa menyelaraskan 3 komponen kata di atas, maka kita akan bisa mencicipi nikmatnya kehidupan (kemakmuran & kebahagiaan).
Ketiga komponen (cipta, rasa & karsa) tadi merupakan bagian sumber sistem kebudayaan Nusantara yang tak terpisahkan sumber bingkai utamanya, yaitu spiritualitas.

Makna cipta, rasa & karsa memang terkesan sulit dipahami. Terutama pemahaman hakekatnya. Banyak yang mengetahui ketiga istilah tadi, namun tidak banyak yang mengetahui cara menggunakannya. Penyederhanaan diperlukan buat lebih memahami maknanya, sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila kita kaji lebih jauh, ternyata makna ketiga kata itu sederhana. Meski begitu, terdapat perbedaan cara dalam menerapkannya. Perbedaan itu terletak dalam tradisi daerah masing-masing (budaya turun temurun, seperti ritual-ritual, tapa brata, kaharingan, kejawen, dll.) & dalam tradisi beserta unsur keagamaan samawi, seperti puasa, zikir, tarekat & ajaran tasawuf. Tetapi hakekatnya permanen sama.

Secara singkat dapat dikatakan, cipta berarti keinginan membuat sesuatu (tahap awal berada dalam pikiran). Dibutuhkan kekuatan visualisasi atau daya cipta terhadap keinginan dan itu harus di lepaskan...

Tahap berikutnya ialah rasa atau mencicipi sesuatu yang tercipta dalam pikiran. Sesuatu yang kita ciptakan dalam pikiran seolah-olah sudah maujud & kita dapat mencicipi kehadirannya.

Setelah sesuatu tercipta dalam pikiran yang disusul beserta mencicipi yang akan terjadi ciptaannya, maka dilanjutkan beserta karsa atau berupaya mewujudkan keinginan tadi secara nyata, sehingga dapat dilihat, disentuh & dimanfaatkan (berdaya guna).

Cipta

Proses penerapan cipta ini menggunakan kekuatan pikiran & imajinasi. Pada saat berdoa atau memohon kepada Tuhan, maka kita harus mengetahui apa yang kita minta atau mohonkan itu.Sehingga kita harus memahami arti & makna sumber doa-doa yang kita panjatkan.

Dengan kata lain, ketika kita menginginkan sesuatu dalam kehidupan, maka langkah pertama yang harus dilakukan ialah harus jelas apa yang sungguh-sungguh kita inginkan.

Agar daya cipta terhadap apa yang kita inginkan menjadi jelas, tulislah apa yang diinginkan tadi beserta jelas. Tidak ada batasan terhadap apapun yang diinginkan, sepanjang buat kebaikan sendiri. Buatlah skala prioritas dalam catatan keinginan & tumbuhkan hasrat terhadap keinginan.

Kemudian lakukanlah visualisasi terhadap keinginan itu. Untuk mempermudah visualisasi, gunakanlah gambar atau foto. Katakanlah kita menginginkan rumah, maka ambillah gambar rumah, lalu letakkan di manapun kita dapat melihatnya setiap saat.

Gambar tadi akan membantu kekuatan daya cipta terhadap apa saja yang kita inginkan. Visualisasi ialah satu dari daya cipta yang sangat kuat dalam benak kita. Ketika memvisualisasikan sesuatu, seolah-olah kita sedang membentuknya menjadi "ADA"

Rasa

Cara menerapkannya menggunakan kekuatan perasaan batin atau emosi jiwa. Setelah kita menggunakan daya cipta terhadap keinginan, maka dilanjutkan beserta mencicipi dalam batin bahwa keinginan tadi telah hadir & dirasakan.

Inilah sebenarnya yang dimaksud agar dalam berdoa harus dilakukan beserta sungguh-sungguh & yakin doanya mutlak dikabulkan. Apapun permohonan kita tidaklah sulit bagi Tuhan buat mengabulkannya. Kita harus selalu berprasangka baik kepada Tuhan, karena Tuhan mengikuti persangkaan hamba-hambaNya.

Sehingga kita harus percaya apa yang kita minta sudah menjadi milik kita & telah menerimanya. Seseorang yang berdoa beserta keyakinan penuh seperti ini akan terlihat ekspresi wajahnya usai berdoa, yaitu diliputi perasaan bahagia, senang & gembira. Meski saat berdoa tangan bergetar & mata berlinang air mata. Sangatlah penting buat merasa diri kita selalu dalam keadaan baik & bahagia.

Pada intinya tidak boleh ada keraguan sedikitpun. Keraguan dapat merusak daya cipta & perasaan kita sendiri. Karena itu, rasakan seolah-olah kita telah menerima apa yang kita inginkan. Itulah sebabnya, kita harus benar-benar berhasrat terhadap apapun yang diinginkan.

Seperti diuraikan sebelumnya, keinginan itu harus jelas & jangan 1/2-1/2. Misalkan, seseorang memiliki keinginan buat bekerja di perusahaan pertambangan, namun beserta hasrat yang tidak terlalu menggebu-gebu atau sekadarnya saja.

Ketika kemudian keinginan itu tercapai, biasanya tidak akan betah bekerja di perusahaan tambang tadi. Hal ini terjadi karena hasratnya memang tidak ada. Tentu sia-sia saja keinginan itu. Bahkan terkesan menolak pemberian Tuhan, meski sebelumnya orang itu yang meminta. Jadi jangan main-main beserta doa. Harus sungguh-sungguh.

Karsa

Karsa bermakna keinginan atau kemauan yang kuat. Apabila dalam tahap cipta & rasa, keinginan-keinginan itu masih tak kasat mata, maka dalam tahap selanjutnya keinginan itu harus diupayakan maujud sehingga dapat dilihat, disentuh & dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Karsa berarti kekuatan buat mewujudkan keinginan tadi menjadi nyata. Persoalannya ialah beserta cara bagaimana mewujudkannya?

Tugas kita sebenarnya bukanlah menemukan bagaimana caranya. Sebab cara itu akan muncul beserta sendirinya sumber komitmen & keyakinan pada apa yang diinginkan. Cara ialah urusan Tuhan.

Dengan kata lain, Tuhanlah yang selalu tahu cara tersingkat, tercepat & terharmonis dalam mewujudkan keinginan kita. Jadi yang perlu dilakukan ialah bekerja (apapun pekerjaan itu) beserta perasaan sungguh-sungguh & ikhlas dalam menjalaninya. Bersyukurlah beserta apa yang sudah dimiliki & lakukan pekerjaan apa saja. Jangan diam atau duduk bermalas-malasan.

Meskipun tampak yang dikerjakan saat ini tidak sesuai beserta keinginan-keinginan yang diharapkan, namun yakinlah keinginan itu akan terwujud.
Kita bisa memulainya tanpa bekal apapun, serta tanpa tahu jalan mana yang harus dilalui. Tuhan yang akan membuatkan jalan buat mencapai keinginan kita. Sebab Tuhan akan memberi rezeki sumber arah yang tidak disangka-sangka.

Harap difahami, ketiga istilah tadi tidak harus berurutan. Bisa saja dimulai sumber cipta, karsa, rasa atau rasa, cipta, karsa atau karsa, cipta, rasa. Bebas-bebas saja.

Pengertian kebudayaan secara umum adalah hasil cipta rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks yang mencakup pengetahuan keyakinan seni susila hukum adat serta setiap kecakapan dan kebiasaan. Cipta rasa dan karsa berturut turut diartikan sebagai pikiran hati tekad dan kerja adalah falsafah dari leluhur bangsa indonesia dan disebut sebagai tridaya. Hasil ketiga potensi budaya itulah yang disebut kebudayaan. Untuk cipta berada di kepala manusia rasa di dada manusia dan karsa terletak di perut manusia.

Kekuatan inilah yang sebenarnya menggerakkan setiap aktifitas yang kita lakukan. Dan seperti di sekolah pergaulan masyarakat bangsa dan negara. Hasil cipta rasa dan karsa manusia disebut sebuah kekuatan maha dahsyat yang ada pada diri kita yaitu kekuatan cipta rasa dan karsa kehendak. Tetapi sangat sedikit dari kita memahami secara mendalam tentang tridaya ini. Manusia memiliki unsur unsur potensi budaya yaitu pikiran cipta rasa dan kehendak karsa. Cipta rasa dan karsa ini disebutkan sebagai daya kekuatan manusia dalam mempertahankan kelangsungna hidupnya. Hasil cipta rasa dan karsa manusia disebut 6017901. Makanya tidak heran hati bisa dikatakan ada di dada karena rasa merupakan manifestasi dari hati.

Bagaimana cara efektif untuk mendayagunakan cipta rasa dan karsa :

@ bisa lewat meditasi
@ bisa lewat berdoa
@ memprogram waktu tidur dan saat bangun tidur

Jangan hanya menjalani saja konsisten adalah bekal membangunkan pikiran bawah sadar anda.
Sebagian artikel ada kutipan karya orang lain yang sangat memberikan manfaat bagi pembaca.
Semoga bermanfaat...

Terpujilah kita semua (((( HooooNG ))))

Posted on Maret 03, 2020 by Iwan Pertama

No comments

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA